Sejarah Hollywood Sign di Amerika, Awalnya Hanya Papan

24 views 8:47 am 0 Comments January 28, 2024

Sejarah Hollywood Sign ini sebenarnya tidak ketahui oleh beberapa orang. Padahal kini sudah ada ratusan film dan video Amerika, dengan bangga menampilkan ikon tersebut di berbagai kesempatan untuk memperkenalkannya.

Bahkan, sebenarnya sebelum Hollywood Sign ini menjadi setenar sekarang, pertama kali didirikan dengan tujuan sebagai bangunan sementara. Hal ini tentunya untuk menyangga permukaan Gunung Lee agar tetap kuat.

Sejarah Hollywood Sign di Amerika

Hollywoodland pembangunannya disertai dengan real estate lokal pada tahun 1923. Di mana ada iklan selama 18 bulan untuk menarik perhatian pembeli rumah di lingkungan Los Angeles. Namun, ternyata papan yang bertuliskan “Hollywood” ini memiliki sejarah panjang. Berikut ini beberapa fakta dari sejarah Hollywood Sign, antara lain:

  1. Sebagai tempat Tambang Granit

    Sebelum dibangun Hollywood Sign pada tahun 1923, area di sekitar tanda tersebut ternyata tidak seglamor namanya. Pada 1890-an, ada pembangunan jalur trem pertama yang ada di kota tersebut. Bahkan, pada 1950 para pengusaha telah membeli lahan yang nantinya akan menjadi tempat papan nama Hollywood.

    Tempat tersebut selama bertahun-tahun juha menjadi tambang granit. Kemudian, tempat itu difungsikan sebagai teater luar ruangan pada 1916. Secara
    menyeluruh, tidak ada pembangunan besar-besaran yang menjadikan kawasan ini lebih sempurna.

  2. Lokasi ini menjadi Perusahaan Studio

    Awalnya, lokasi tanda Landwalmark ini belum disebut sebagai sejarah Hollywood Sign. Nama awalnya yaitu Gunung Lee sebagai industri hiburan, karena semua pengusaha berlomba-lomba membuka perusahaan studio film. Donald Musgrave Lee selaku Distributor eksklusif mobil Cadillac, masuk ke dunia radio sejak tahun 1926.

    Penjual mobil tersebut telah berhasil menjadi penyiar radio serta merambah ke teknologi televisi yang baru. Kemudian, setelah Perang Dunia II berlangsung, studio tersebut menemukan bahwa ada lereng bukit lain yang memiliki rentang frekuensi jauh lebih besar. Jadi, semua studio TV tersebut meninggalkan Gunung Lee, walau situsnya masih menggunakan nama tersebut.

  3. Awalnya bernama Hollywoodland

    Mulanya, sejarah Hollywood Sign dibangun untuk sebuah iklan menarik. Namun, sekelompok pengembang real estate, termasuk Harry Chandler penerbit dari Grup Real Estate dan LA Times telah menciptakan kawasan perumahan. Hal ini bertujuan untuk bisa langsung memenuhi kebutuhan bisnis hiburan yang sedang berkembang di Los Angeles. Namun, sekelompok pebisnis satu ini ingin sekali bisnis yang lebih banyak.

    Bahkan, rela menghabiskan sekitar Rp 325 juta atau 21.000 dolar AS untuk membeli kayu serta bagian yang merupakan hewan persilangan antara keledai jantan dan kuda betina. Bagal inilah yang digunakan untuk bisa mengangkut seluruh bahan ke atas gunung. Kemudian, terbentuklah tanda nama Hollywoodland, sebelum berubah menjadi Hollywood. Landmard terbuat untuk bisa mencerminkan latar belakang lokasi tersebut, yaitu dusun kecil dengan gaya kuno lebih unik.

  4. Mendapatkan Pengakuan Setelah Dibeli para Selebritis Terkenal

    Sejarah Hollywood Sign pertama kali hanya untuk papan reklame biasa saja. Namun, kota tersebut menjadi mercusuar Tinseltown (kota Perasa yaitu istilah untuk Hollywood. Perada sendiri termasuk salah satu bahan mengkilap yang digunakan pada dekorasi Natal.

    Landmark ini seringkali digambarkan sebagai tempat yang indah, namun faktanya tempat tersebut sangat kejam. Namun, secara seremonial selebritas Hollywood telah membeli surat tanda Landmark untuk mempertahankan Landmark. Dimana dihargai sekitar Rp 434 juta atau 28.000 dolar AS agar tetap terdaftar. Andy Williams, Gene Autry, serta Hefner juga telah berkontribusi dalam penggalangan dana tersebut.

    Bahkan, penyanyi Alice Cooper ini juga telah membeli huruf “O” untuk dirinya sendiri. Sejak saat itu, sejarah Hollywood Sign tampak berdiri kokoh. Bahkan, juga telah mendapat lapisan yang baru berupa cat putih reflektif. Sehingga papan tersebut tampak lebih bersinar, seterang senyuman bintang film.

  5. Lampu dan pencahayaan di Hollywood Sign

    Versi pertama pada 1923 papan reklame ini hanya dilapisi oleh bohlam. Lampu-lampu tersebut tentunya hanya akan menampilkan dan menyala kata-katanya secara bergantian. Sehingga ada tanda yang terlihat dan berkedip bergantian, “Hollywood”, “Land”.

    Kemudian, semuanya akan kembali menyala bersamaan serta bertuliskan “Hollywoodland”. Pada saat kata “Land” sendiri dirobohkan, semua bohlamnya juga telah dihancurkan atau dicuri. Sejak itu, sejarah Hollywood Sign tidak mempunyai lampu sorot untuk bisa menyinari tanda dari huruf-huruf tersebut.

    Namun, tanda lampu tersebut kembali dinyalakan dan direnovasi untuk keperluan syuting film. Sementara, di Los Angeles pada Olimpiade 1984, pejabatnya menganggap bahwa papan tanda tersebut wajib diterangi setiap hari. Hal ini bertujuan untuk bisa menunjukkan kepada dunia bahwa pemandangan Los Angeles di malam hari. Namun, hanya pada 31 Desember 1999 pencahayaan terbesarnya terjadi.

Dengan adanya penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa papan nama tersebut memiliki makna di dalamnya. Di mana tentang kehidupan para bintang mewah, perfilman, serta banyak mimpi terpendam di sana bagi yang ingin berkarya. Namun, tidak ada yang pernah menyangka, sejarah Hollywood Sign sangat menarik dan unik.