Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Tidak Boleh Diremehkan

23 views 5:39 am 0 Comments February 4, 2024

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli kendaraan listrik, maka perhatikan cara merawat baterai mobil listrik yang sangat penting sekali untuk diterapkan. Baterai mobil listrik sendiri sudah diyakini sebagai komponen paling penting bagi kendaraan sehingga wajib sekali untuk Anda rawat.

Dengan memahami cara perawatan baterai tersebut, maka bisa dijadikan langkah penting dalam memastikan masa penggunaan yang panjang serta kinerja yang optimal. Mobil listrik pada umumnya menggunakan baterai jenis lithium-ion yang telah bertahan lebih dari 8 tahun.

Sebagai pemilik dari kendaraan listrik, pasti saja Anda tidak ingin baterai mudah rusak. Dengan memperpanjang masa guna baterai tersebut, maka jelas saja bisa menghemat uang untuk biaya maintenance dan juga tetap menjaga kinerja dari kendaraan listrik.

Kenali Tipe Baterai Mobil Listrik yang Umum Digunakan

Sebelum membahas cara merawat baterai mobil listrik, ada informasi penting dahulu yang perlu Anda pahami dengan mengetahui jenis baterai kendaraan listrik yang umum digunakan seperti:

  1. Lithium-ion (Li-ion)

    Untuk tipe atau jenis baterai lithium-ion merupakan jeni baterai yang paling banyak dipergunakan dalam industri otomotif dunia. umumnya digunakan pula pada berbagai peralatan elektronik portabel, seperti halnya laptop, smartphone, baterai Li-ion ini mempunyai skala kapasitas fisik beserta ukuran yang tentunya lebih besar dari mobil listrik.

    Keunggulan dari baterai jenis Li-ion tersebut adalah efisiensi energi yang cukup tinggi dengan performa pada rasio energi yang besar, pengisian daya lebih cepat, relatif tahan lama, dan juga tidak memiliki kandungan zat-zat berbahaya untuk manusia.

  2. Nickel-metal hydride (NiMH)

    Untuk jenis baterai kendaraan listrik Li-ion ini terbuat dari bahan litium dan karbon, sedangkan baterai tipe Nikel-Metal Hydride (NiMH) ini dibuat dari bahan hidrogen berguna sekali untuk menyimpan energi dan juga bahan nikel serta logam titanium supaya bisa menjaga tutup ion hidrogennya.

    Kerap kali dipergunakan pada kendaraan mobil listrik hybrid (HEV), baterai satu ini mempunyai keunggulan pada usia penggunaan yang lebih lama daripada baterai Li-ion, serta jauh lebih mudah untuk didaur ulang. Namun kekurangannya yakni harga yang relatif lebih mahal serta bisa menghasilkan panas yang cenderung signifikan.

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Dijamin Awet dan Tahan Lama

Untuk panduan dari merawat baterai mobil listrik bisa langsung Anda terapkan cara di bawah ini supaya bisa menjaga kondisi kendaraan tetap prima dalam penggunaan kurun waktu relatif lama seperti:

  1. Perhatikan kapasitas baterai

    Guna menghindari penggunaan baterai mobil sampai penuh ataupun kosong bisa membantu perpanjang usia baterai. Idealnya, Anda bisa perhatikan dan jaga kapasitas baterai dengan rentang antara 20 hingga 80 persen saja. hal ini berguna untuk membantu mengurangi tekanan pada sel-sel baterai serta juga mencegah terjadinya degradasi berlebihan.

  2. Atur tegangan daya yang masuk

    Tegangan daya yang masuk tidak stabil cenderung bisa merusak baterai. Amka pastikan pula mobil yang Anda gunakan sudah terhubung ke sumber listrik yang cenderung stabil. Dengan tegangan yang kurang stabil ini bisa memberikan tekanan yang sangat berlebihan sekali pada komponen baterai, mengurangi masa penggunaan baterai dan lain sebagainya.

    Namun jika Anda ingin menggunakan mobil dalam waktu singkat, sangat dianjurkan sekali gunakan mode pengisian daya yang cepat. Baterai mobil listrik yang berada dalam kondisi kosong, maka panel meter bakal menunjukkan keadaan siap untuk menggunakannya lagi.

  3. Cek batas pengisian baterai secara maksimum

    Walaupun mungkin saja Anda lebih nyaman mempunyai baterai yang penuh dengan pengisian hingga 100 persen, ternyata bisa juga mempercepat degradasi baterai. Pengaturan pengisian maksimal Anda kisaran antara 80 sampai dengan 90% saja guna menjaga kondisi baterai supaya tetap optimal.

    Untuk pengisian mencapai 100 persen bisa pula meningkatkan tekanan pada bagian sel-sel baterai dan juga mempercepat proses degradasi. Sementara itu, pengisian baterai mobil listrik 80% hingga 90% agar tetap mampu menjaga dan mempertahankan kesehatan baterai.

  4. Tentukan jadwal pengisian baterai mobil

    Untuk membuat waktu atau jadwal pengisian baterai mobil secara teratur bisa membantu menjaga kesehatannya. Tentukan pula frekuensi pengisian berdasarkan kebutuhan dan aktivitas Anda.

    Sehingga selalu mempunyai level baterai yang cukup tanpa perlu melakukan mengisinya secara berlebihan. Hal ini sangat penting guna membantu baterai agar tetap optimal dan terhindar dari pengisian yang berlebihan.

  5. Hindari penggunaan mobil dengan kecepatan tinggi

    Untuk kendaraan listrik yang Anda gunakan di jalan raya macet ataupun sempit, maka kemampuan akselerasinya pun perlu diperhatikan. Anda bisa juga mengendarai kendaraan mobil listrik dengan kecepatan tinggi menyesuaikan kondisi jalan raya. Jika tidak memungkinkan, maka dapat mengendarai dengan kecepatan rata-rata saja agar tidak merusak kondisi baterainya.

Informasi lengkap seputar jenis baterai dan cara merawat baterai mobil listrik menjadi hal yang penting sekali untuk diketahui oleh penggunanya agar tidak rusak dan masa penggunaan yang relatif lama.