7 Gerakan Workout untuk Pemula dan Manfaatnya, Cek Disini!

604 views 3:40 am 0 Comments August 29, 2025
7 Gerakan Workout untuk Pemula dan Manfaatnya, Cek Disini!

Gerakan workout untuk pemula ada banyak jenisnya, mulai dari squat, push up dinding, plank lutut dan lainnya. Semua gerakan itu sudah pasti aman dan bisa Anda lakukan di rumah kapan saja tanpa khawatir akan cedera.

Nah, supaya tahu gerakan workout untuk pemula yang tepat serta manfaatnya, maka bisa cek ulasannya di bawah ini.

Gerakan Workout untuk Pemula yang Bisa Dilakukan di Rumah

Gerakan workout untuk pemula bisa dilakukan mulai dari pemanasan, squat, push up dinding, plank lutut, glute bridge, standing side leg raise dan pendinginan.

Berikut beberapa gerakan workout untuk pemula yang bisa Anda lakukan di rumah dan manfaatnya, yaitu:

1. Pemanasan (Warming Up)

Sebelum memulai olahraga, pemanasan adalah tahap yang wajib dilakukan. Sayangnya, banyak orang sering melewatinya karena dianggap kurang penting. Padahal, pemanasan membantu mempersiapkan tubuh dan mengurangi risiko cedera saat latihan. Anda dapat melakukan pemanasan selama 5–10 menit dengan gerakan sederhana seperti jalan di tempat, mengayunkan tangan, melingkarkan bahu, atau peregangan ringan pada otot kaki dan pinggang.

Pemanasan yang tepat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah ke otot, memperbaiki fleksibilitas sendi, dan membuat tubuh lebih siap secara mental. Selain itu, pemanasan juga membantu meningkatkan suhu tubuh sehingga otot menjadi lebih lentur dan tidak mudah kram ketika Anda mulai berolahraga.

2. Squat

Squat adalah gerakan workout untuk pemula yang sangat efektif untuk melatih otot paha, bokong, dan pinggul. Cara melakukannya cukup mudah, berdirilah dengan kaki sedikit lebih lebar dari bahu, lalu tekuk lutut secara perlahan seolah Anda hendak duduk di kursi. Pastikan punggung tetap lurus dan lutut tidak melewati ujung kaki. Setelah itu, kembali berdiri tegak. Lakukan sebanyak 10–12 kali per set, dan ulangi hingga 2–3 set.

Squat memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan kekuatan otot bagian bawah tubuh, melatih keseimbangan, dan membantu memperkuat otot inti (core) yang penting untuk menjaga postur tubuh. Selain itu, gerakan ini dapat membantu membakar kalori lebih banyak karena melibatkan banyak otot sekaligus. Jika dilakukan secara rutin, squat juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

3. Push Up Dinding

Bagi pemula yang belum terbiasa melakukan push up biasa, Anda dapat mencoba push up dinding sebagai variasi yang lebih ringan. Berdirilah sekitar satu langkah dari dinding, letakkan telapak tangan di dinding setinggi bahu, lalu dorong tubuh mendekati dinding dengan menekuk siku, kemudian kembali ke posisi awal. Ulangi sebanyak 10–15 kali.

Push up dinding bermanfaat untuk melatih otot dada, bahu, lengan, dan sedikit bagian punggung. Selain itu, gerakan ini juga membantu memperbaiki postur tubuh, terutama bagi Anda yang sering bekerja dalam posisi duduk membungkuk. Kelebihan lainnya, push up dinding lebih ramah untuk pergelangan tangan karena tidak memberikan tekanan berlebihan seperti push up di lantai.

4. Plank Lutut

Plank dikenal sebagai salah satu gerakan workout untuk pemula paling efektif untuk memperkuat otot inti. Namun, versi penuh plank bisa terlalu berat bagi pemula. Sebagai alternatif, Anda dapat melakukan plank lutut. Caranya, posisikan tubuh seperti plank biasa dengan lengan bawah menempel di lantai, tetapi biarkan lutut menyentuh lantai agar beban lebih ringan.

Lakukan plank lutut selama 15–30 detik, lalu tingkatkan durasinya secara bertahap seiring meningkatnya kekuatan Anda. Gerakan ini bermanfaat untuk menguatkan otot perut, punggung, bahu, serta membantu meningkatkan stabilitas tubuh. Dengan plank lutut, Anda juga dapat melatih pernapasan yang baik agar lebih rileks selama latihan.

5. Glute Bridge

Glute bridge adalah gerakan sederhana yang fokus melatih otot bokong, paha belakang, dan punggung bawah. Caranya, berbaringlah terlentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki menempel di lantai. Angkat pinggul ke atas hingga tubuh membentuk garis lurus dari bahu hingga lutut, tahan selama 2–3 detik, lalu turunkan kembali secara perlahan.

Manfaat glute bridge antara lain membantu menguatkan otot pinggul, mengurangi ketegangan di punggung bawah, dan meningkatkan sirkulasi darah di area panggul. Gerakan ini sangat cocok bagi Anda yang sering duduk terlalu lama, karena membantu mengaktifkan otot-otot yang sering pasif saat duduk.

6. Standing Side Leg Raise

Standing side leg raise dapat membantu melatih otot pinggul, paha luar, serta meningkatkan keseimbangan tubuh. Berdirilah dengan tegak sambil memegang dinding atau kursi untuk menopang tubuh. Angkat salah satu kaki ke samping setinggi mungkin tanpa memaksakan diri, tahan sebentar, lalu turunkan secara perlahan. Ulangi pada sisi lainnya.

Gerakan ini bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas panggul dan memperkuat otot di sekitar pinggang. Latihan ini juga sangat baik untuk pemula karena tidak terlalu berat, tetapi tetap efektif dalam menjaga bentuk tubuh dan melatih stabilitas.

7. Pendinginan (Cooling Down)

Setelah selesai berolahraga, pendinginan sangat penting dilakukan agar tubuh kembali ke kondisi normal secara perlahan. Pendinginan dapat berupa peregangan ringan pada otot yang baru saja digunakan, pernapasan dalam, atau berjalan santai selama 5–10 menit.

Manfaat pendinginan yaitu membantu mengurangi risiko pegal-pegal berlebihan (delayed onset muscle soreness/DOMS), meningkatkan elastisitas otot, dan mempercepat proses pemulihan tubuh. Pendinginan juga memberi kesempatan pada detak jantung dan tekanan darah untuk kembali stabil.

Itulah beberapa gerakan workout untuk pemula dan manfaatnya yang bisa Anda lakukan di rumah. Tak perlu peralatan mahal atau meluangkan waktu lama, cukup sediakan 20–30 menit sehari untuk melakukan gerakan sederhana seperti yang sudah dijelaskan di atas, ya. Kalau konsisten melakukannya 3–4 kali seminggu, tubuh akan terasa lebih bugar, tidur lebih nyenyak, dan tingkat stres pun bisa berkurang.